Pages

Thursday, April 11, 2013

Pemrograman Jaringan

1. Modul 1 : Program untuk mengetahui nama komputer lokal.

    Coding :
    

    Output :
    

    Dari tampilan program di atas, dapat diketahui bahwa nama komputer saya adalah Dell-PC.

2. Modul 2 : Program untuk mendapatkan nama komputer dari alamat IP.

    Coding :
    

    Output :
    

     Dari tampilan program diatas, 192.168.x.xxx adalah alamat IP dari komputer saya yang bernama Dell-PC. 182.6.252.xxx adalah alamat IP dari komputer teman saya, namun nama dari komputer teman saya tersebut tidak ditampilkan. 1.234.82.63 adalah alamat IP sembarang yang saya masukkan, namun nama dari komputer tersebut tidak ditampilkan. 

3. Modul 3 : Program untuk menampilkan alamat IP dari suatu Host.

    Coding : 
    

    Output :
    

   Dari tampilan program diatas, dapat diketahui bahwa alamat IP dari www.detik.com adalah 203.190.242.69. Alamat IP dari java.sun.com adalah 137.254.16.112. Alamat IP dari 2pm.jype.com adalah 1.234.82.63. Alamat IP dari www.okniverse.net adalah 219.241.220.237.




Wednesday, January 30, 2013

Layanan Informasi Pembayaran Kuliah Melalui SMS


ABSTRAK :
Perkembangan teknologi telah membuat adanya pergeseran kekuatan kepada pelanggan atau pasar. Pelanggan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Informasi yang semakin mudah diperoleh, membuat daya tawar pelanggan semakin tinggi dan pelanggan selalu ingin mendapat yang diinginkan dengan mudah, murah, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhannya. Perubahan struktural ini mengharuskan sebuah perusahaan untuk mengembangkan sebuah strategi e-Bisnis yang inovatif, dengan memusatkan perhatian kepada pasar. Perubahan struktural ini juga membutuhkan proses perubahan secara besar-besaran. Pada waktu yang sama, perusahaan harus membangun sebuah infrastruktur e-Bisnis yang berorientasi pada perbaikan layanan secara kontinu dan inovatif.
Teknologi hadir untuk memberikan kemudahan terhadap suatu masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Salah satu teknologi yang sangat populer oleh pengguna telepon selular saat ini adalah SMS (Short Message Service). Dengan menggunakan fasilitas SMS ini dapat dibangun sebuah aplikasi sistem informasi akademik berbasis SMS interaktif. Dipilihnya teknologi komunikasi dalam bentuk SMS ini dikarenakan lebih praktis,cepat, murah danefisien untuk menyampaikan informasi, dibandingkan dengan sistem informasi akademik yang berbasis web yang saat ini telah menjadi populer dikalangan pengguna.
         Layanan informasi pembayaran kuliah berbasis SMS interaktif ini mempunyai fungsi sebagai pemberi informasi mengenai tagihan serta status pembayaran kuliah baik tagihan SPP maupun tagihan SKS dan nilai akademik mahasiswa di perguruan tinggi kepada orang tua mahasiswa melalui SMS. Sehingga orang tua mahasiswa dapat memperoleh informasi pembayaran kuliah dan nilai akademik mahasiswa dalam bentuk pesan SMS yang dikirimkan oleh sistem setelah melakukan pemrosesan terhadap keyword yang telah dikirimkan oleh user orang tua mahasiswa.

Jurnal ini membahas tentang layanan infromasi pembayaran kuliah melalui SMS. Informasi yang dapat diperoleh yaitu informasi tagihan serta status pembayaran kuliah dan juga data nilai akademik kepada user orang tua mahasiswa.

Berdasarkan pengujian dan analisis kinerja sistem baik berupa penanganan kesalahan ataupun pengujian sistem, dapat diperoleh  beberapa kekurangan dan kelebihan sistem, diantaranya :
  • Kelebihan sistem sebagai berikut:

a.  Format  SMS  sudah  dapat  dibatasi  tiap  blok smsnya   menggunakan   karakter   spasi   sesuai aturan yang telah ditentukan sebelumnya.
b. Pesan balasan dari sistem diterima dengan cepat, apabila tidak ada gangguan pada sistem jaringan provider SMS yang sedang digunakan.
c.  Sudah dilengkapi fasilitas pencarian data.
d.  Telepon atau modem yang digunakan untuk koneksi dengan sistem telah bersifat dinamis sehingga dapat diganti-ganti modem atau telepon untuk sebagai server nya.

  • Kekurangan sistem sebagai berikut:

a.  Belum   adanya   fasilitas   phone   book   yang digunakan untuk menampung semua nomor telepon  user  orang  tua  berdasarkan  angkatan serta  jurusan  mahasiswa  yang  nantinya akan digunakan untuk mengirimkan pesan SMS yang berisi jadwal pembayaran tagihan kuliah.
b. Sistem belum mampu menyimpan masukan data baik data akademik mahasiswa maupun data tagihan mahasiswa secara berkala untuk setiap semester yang telah ditempuh.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:
1.   1. Layanan informasi pembayaran kuliah berbasis SMS  interaktif  ini  merupakan  aplikasi  yang dapat   memberikan   kemudahan   kepada   user orang tua mahasiswa untuk mengetahui atau mencari informasi tentang pembayaran kuliah melalui SMS meliputi data nilai akademik, data tagihan serta status pembayaran kuliah.
2. Pada aplikasi ini terdapat fasilitas panduan cara pengiriman SMS untuk mengetahui atau mencari informasi  tentang  pembayaran  tagihan  kuliah serta nilai akademik mahasiswa, antara lain data mahasiswa,            data akademik, data  tagihan, mengubah data password serta mengubah dat telepon  orang  tua   mahasiswa  sehingga  user orang   tua   dapat   dengan   mudah   mengetahui format pengiriman SMS yang benar melalui telepon seluler.
3. Pada sistem ini diperlukan telepon seluler pada  bagian server sebagai telepon gateway yang dikoneksikan   ke   komputer,   sehingga   dapat menerima  pesan  dari  telepon  seluler  pengguna dan kemudian diproses oleh komputer.




Monday, December 17, 2012

Penerapan E-Commerce Sebagai Upaya Meningkatkan Persaingan Bisnis Perusahaan


Abstrak: Penggunaan e-commerce di Indonesia masih sangat terbatas. Berdasarkan survey awal masih relatif sedikit perusahaan yang menggunakan e-commerce sebagai sarana untuk kepentingan bisnis. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikaji tentang motif serta manfaat yang dirasakan oleh perusahaan yang telah menerapkan penggunaan ecommerce dalam kepentingan bisnis. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang motif perusahaan dalam menggunakan e-commerce. Temuan ini sangat penting terutama dalam upaya memberikan informasi yang lebih jelas tentang dasar pertimbangan dalam menggunakan e-commerce dan memanfaatkannya
sebagai sarana keunggulan bersaing.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa perusahaan sebagai obyek penelitian, yang merupakan perusahaan yang sudah menggunakan layanan e-commerce yang targetnya langsung kepada konsumen dimana perusahaan yang peneliti teliti tersebar di kota kota besar di Indonesia. Adapun sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 27 perusahaan yang bergerak dibidang Jasa dan Dagang dengan kisaran tingkat omzet perusahaan perbulan adalah sebesar 10 juta sampai dengan 100 juta.
Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : Berdasarkan analisis deskriptif factor motif dapat disimpulkan bahwa faktor yang melandasi perusahaan terdorong menggunakan e-commerce terdiri dari enam factor yaitu yang menjadi harapan tertinggi bagi para perusahaan ketika ingin menerapkan e-commerce : Mengakses Pasar global sebesar 56%, Mempromosikan produk sebesar 63%, Membangun Merk sebesar 56%, Mendekatkan dengan pelanggan sebesar 74%, Membantu komunikasi lebih cepat dengan pelanggan sebesar 63% dan Memuaskan pelanggan sebesar 56%. Dan berdasarkan analisis yang kedua yaitu analisis deskritpif faktor manfaat yang diperoleh perusahaan dengan adanya penerapan e commerce terdiri dari dua faktor yaitu yang menjadi manfaat terbesar perusahaan setelah menerapkan e-commerce yaitu Kepuasan konsumen sebesar 74% dan Keunggulan bersaing sebesar 81%.
 Penggunaan dan manfaat e-commerce dalam bisnis : Manfaat yang dirasakan perusahaan khususnya untuk kepentingan pelanggan memperlihatkan bahwa e-commerce dapat memberikan manfaat :
1.       Mendapatkan pelanggan baru. Studi yang menyebutkan bahwa manfaat penggunaan e-commerce dalam bisnis adalah mendapatkan pelanggan baru dikemukakan oleh Hamill dan Gregory, 1997 dan Swatman, 1999 serta Hoffma dan Novak, 2000. Digunakannya e-commerce memungkinkan perusahaan tersebut mendapatkan pelanggan baru baik itu yang berasal dari pasar domestik maupun pasar luar negeri.
2.       Menarik konsumen untuk tetap bertahan. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 di industri perbakan menemukan bahwa dengan adanya layanan ebanking membuat nasabah tidak berpindah ke bank lain. Selain itu bank juga akan mendapatkan pelanggan baru yang berasal dari bank-bank yang bertahan dengan teknologi lama.
3.       Meningkatkan mutu layanan. Dengan adanya e-commerce memungkinkan perusahaan dapat meningkatkan layanan dengan melakukan interkasi yang lebih personal sehingga dapat memberikan informasinya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen. Studi yang menyebutkan bahwa penggunaan ecommerce dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu layanan ini dikemukakan oleh Gosh, 1998
4.       Melayani konsumen tanpa batas waktu. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 menemukan bahwa adanya pelanggan dapat melakukan transaksi dan memanfaatkan layanan suatu perusahaan tanpa harus terikat dengan waktu tutup ataupun buka dari suatu perusahaan tersebut.

d    Jurnal ini membahas tentang penerapan E-commerce untuk meningkatkan persaingan bisnis antar perusahaan. Dalam jurnal ini dilakukan beberapa penelitian yaitu: omzet, bidang usaha, wilayah penjualan, tahun penggunaan e-commerce, penggunaan internet pada bisnis serupa, sumber daya yang harus dipersiapkan, hambatan serta kendala, manfaat penerapan e-commerce, biaya yang dikeluarkan untuk e-commerce dan korelasi biaya pengadaan e-commerce. Maing-masing hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. 

\     Berdasarkan hasil dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :

1. Berdasarkan analisis deskriptif faktor motif pada tabel Faktor-faktor Manfaat dapat disimpulkan bahwa faktor yang melandasi perusahaan terdorong menggunakan e-commerce terdiri dari enam faktor yaitu yang menjadi harapan tertinggi bagi para perusahaan ketika ingin menerapkan e-commerce :
a. Mengakses Pasar global 56%
b. Mempromosikan produk 63%
c. Membangun Merk 56%
d. Mendekatkan dengan pelanggan 74%
e. Membantu komunikasi lebih cepat dengan pelanggan 63%
f. Memuaskan pelanggan 56%

2.  Berdasarkan analisis yang kedua yaitu analisis deskritpif faktor manfaat pada tabel Tahun Penggunaan E-commerce yang diperoleh oleh perusahaan dengan adanya penerapan e-commerce terdiri dari dua faktor yaitu yang menjadi manfaat terbesar perusahaan setelah menerapkan e-commerce :
a. Kepuasan konsumen 74%
b. Keunggulan bersaing 81%




Monday, December 3, 2012

Jaringan Komputer Lanjut - Jaringan Optik Sinkron (SONET)

1. Apakah yang dimaksud dengan komunikasi broadband?
2. Sebutkan keuntungan SONET!
3. Jelaskan prinsip kerja dari ATM!
4. Apakah yang dimaksud dengan DSL?

Jawaban
1. Komunikasi Broadband merupakan komunikasi data yang memiliki kecepatan tinggi dan juga memiliki bandwidth yang besar. 
Ada beberapa definisi untuk komunikasi broadband, antara lain : menurut rekomendasi ITU No.I.113, " Komunikasi broadband didefinisikan sebagai komunikasi dengan kecepatan transmisi 1,5 Mbps hingga 2,0 Mbps ", sedangkan menurut FCC di amerika, " Komunikasi Broadband dicirikan dengan suatu komunikasi yang memiliki kecepatan simetris ( up-stream dan down-stream ) minimal 200 kbps. Maka dari itu komunikasi broadband sering disebut juga dengan komunikasi masa depan.

2. - Dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.
   - Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM.
   - Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik.
   - Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh.
   - Memiliki fitur redudansi yang mirip dengan FDDI.

3. - Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi.
   - Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya.
   - Sebuah sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header.
   - Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan.
   - Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim.
   - Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing.
   - Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan mengggunakan konsep paket berupa sel.
   - Setiap hubungan mempunyai kapasitas transfer (bandwidth) yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia.
   - Dengan resource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing.

4. DSL (Digital Subcriber Line) merupakan atu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat, biasanya kecepatan downolad dari DSL berkisar dari 128 kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan upload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL.

contoh teknologi DSL (kadang disebut dengan xDSL) termasuk:
- High-bit-rate Digital Subscriber Line (HDSL)
- Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)
- Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL)
- Rate-Adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
- Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
- Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line 2 (VDSL2)
- G. Symmetric High-speed Digital Subscriber Line (G.SHDSL)

Tuesday, November 6, 2012

Franchise J.CO Donuts & Coffee dan Analisis Mengenai Official Website-nya


MENGENAI J.CO DONUTS & COFFEE

J.CO dimiliki oleh Johnny Andrean, seorang pemilik jaringan BreadTalk di Indonesia. J.CO diilhami dari donat USA. Johnny yang sering melakukan perjalanan bisnis ke USA, mendapatkan kesempatan menikmati berbagai jenis donat dengan rasa dan keunikan yang berbeda. Pada mulanya, ia ingin membeli waralaba suatu jaringan pemasaran donat USA, tetapi ia mendapatkan beberapa keterbatasan pada produknya. Keterbatasan itu ada pada bahan baku dan kelemahan dalam pengendalian kualitas.

Jadi, dengan demikian Johnny memutuskan untuk mengembangkan produksi donatnya sendiri tanpa harus membeli franchise donat dari USA. Ia memilih untuk menghasilkan bentuk dan rasa donat yang sempurna sebagaimana yang pernah ia coba di USA, dengan memfokuskan secara khusus pada mutu bahan baku dan proses produksi.

Sekembali ke Indonesia, ia kemudian mengembangkan sebuah gerai toko donat dengan konsep, bentuk dan rasa yang mirip dengan gerai donat USA. Johnny sejauh ini telah mengamati bahwa tidak ada satu pun gerai donat di Indonesia yang mempunyai konsep dapur terbuka, karenanya ia memulainya di J.CO. Maka, selain mempunyai rasa yang berbeda, konsep toko juga dibuat sebagai dapur terbuka sehingga konsumen-konsumen dapat melihat berbagai atraksi dalam pembuatan donat, dari mencampurkan bahan-bahan sampai menjadi donat siap dijual.

Donat J.Co dibuat menggunakan mesin-mesin, baik saat mencampurkan bahan-bahan, memasak dan membuat topping donat. Satu-satunya tenaga manusia yang dilibatkan hanya pada saat pencetakan donat. Yang juga menggunakan alat bantu cetakan.

Semua mesin yang digunakan sepenuhnya diimpor dari USA. Begitu juga dengan bahan-bahan dasar, lebih dari 50% diimpor dari luar negeri. Seperti cokelat yang diimpor dari Belgia dan susu dari Selandia Baru. Juga, untuk minuman, bahan-bahannya kebanyakan  diimpor pula. Sebagian kopi bubuk diimpor dari Italia dan Costa Rica. Berdasarkan semua inilah, J.CO diposisikan sebagai produk bermutu premium di pasaran donat Indonesia.

Sebagian pihak mungkin berpendapat bahwa logo J.CO memiliki kemiripan dengan logo Starbucks, tetapi jika diperhatikan dengan teliti, itu berbeda. Bentuk bulatnya boleh jadi  sama, tapi itu bukanlah sebuah trademark.

J.CO Donuts & Coffee menggunakan simbol burung merak pada logo mereka. Merak ini menyimbolkan keindahan, kerapian, kelembutan dan keabadian, keindahan dan kehalusan dicerminkan dari rasa dan bentuk donat. Sementara keabadian dapat dilihat dari kesetiaan konsumen yang bersedia berdiri mengantri panjang di gerai-gerai hanya untuk mendapatkan donat J.CO favorit mereka.

Masing-masing donat dinamai secara kreatif berdasarkan topping dan rasa. Hal ini menciptakan suatu keunikan dan mudah untuk diingat, sebagai contoh, Chees Me Up adalah nama untuk donat dengan keju leleh di lapisan atas. Tira Miss U adalah nama untuk donat dengan topping tiramisu.

Johnny membutuhkan tiga tahun sebelum meluncurkan J.CO Donuts & Coffee ke pasar Indonesia. Tiga tahun digunakannya untuk mempersiapkan standar dan prosedur produksi, pemilihan bahan baku, memperbaiki mutu dan proses produksi produk, serta operasional bisnis.

Bagaimana pun, J.CO telah hadir di pasar Indonesia. Toko yang pertama dibuka di Supermall Karawaci Tangerang (tidak jauh dari Jakarta) pada tanggal 26 Juni 2005. J.CO Donuts & Coffee di Indonesia semuanya dikendalikan dan dimiliki oleh Jhonny sendiri, sedangkan toko-toko di luar negeri diwaralabakan, yang mana kita mengetahui bahwa waralaba J.CO Donuts & Coffee Singapura dimiliki oleh kelompok BreadTalk. 

Cabang-cabang J.Co Donuts & Coffee di Indonesia dan beberapa negara di Asia, di antaranya:
(Updated Nov 6th, 2012 – J.CO Donuts & Coffee’s Official Website)

« Indonesia
∙ Jakarta
∙ Bogor
∙ Depok
∙ Tangerang
∙ Bekasi
∙ Bandung
∙ Batam
∙ Bali
∙ Padang
∙ Balikpapan
∙ Samarinda
∙ Semarang
∙ Makassar
∙ Surabaya
∙ Jambi
∙ Solo
∙ Yogyakarta

« Malaysia
∙ Kuala Lumpur
∙ Damansara
∙ Johor Bahru
∙ Penang
∙ Melaka

« Singapore
∙ Raffles
∙ Bugis
∙ Tampines

« Shanghai
∙ SML Mall
∙ Yu Fashion

« Philippines
∙ SM Mega Mall
∙ SM Mall of ASIA
∙ Green Belt 3
∙ Trinoma

« Opening Soon
∙ Alabang Town Center
∙ SM Fairview
∙ Eastwood Mall


FILOSOFI LOGO J.CO DONUTS & COFFEE

Beberapa mengatakan logo J. CO Donuts & Coffee mirip dengan logo Starbucks. Batas melingkar mungkin sama, tapi bukan merek dagang. J CO Donuts & Coffee menggunakan simbol Merak dalam logo mereka. Merak di sini melambangkan keindahan, elegan, lembut dan keabadian. Keindahan dan kelembutan tercermin dari rasa dan bentuk donat. Sementara keabadian dapat dilihat dari loyalitas konsumen yang bersedia berdiri dengan antrian panjang di toko-toko untuk mendapatkan donat favorit mereka.




VISI & MISI J.CO DONUTS & COFFEE

Burung Merak pada logo J.CO Donuts & Coffee merupakan representasi visi dan misi perusahaan.

Visi:
·      Membentuk J.CO Donuts & Coffee sebagai International Premium Donuts and Coffee Brand terkemuka
·      Menjadi trend-setting lifestyle dalam donuts and coffee brand
·      Menjadi perusahaan yang tepat bagi orang-orang yang tepat dalam meraih cita-cita mereka.

Misi:
·      Menyediakan kualitas premium donat dan kopi
·      Mendorong karyawan dalam meraih cita-cita
·      Menempatkan pelanggan sebagai prioritas
·      Berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sungguh-sungguh
·      Menyediakan tempat yang sempurna untuk bersantai
·      Memperlakukan setiap orang dengan hormat dan bermartabat

PRODUK J.CO DONUTS & COFFEE

J.CO Donuts & Coffee hadir di tengah masyarakat dengan beberapa jenis produk yang ditawarkan. Produk-produk yang dimaksud meliputi donat, kopi, cokelat, serta produk terbarunya, yogurt beku (frozen yogurt/froyo). Setiap donat diberi nama kreatif sesuai dengan topping dan rasa. Ini menciptakan sebuah keunikan dan mudah mengingat nama, Sebagai contoh, Cheese Me Up adalah nama untuk donat dengan keju meleleh di atas. Tira Miss U adalah nama dari donat dengan topping tiramisu.

Berikut nama-nama produk yang ditawarkan J.CO Donuts & Coffee: Hazel Dazzle, Glazzy, Alcapone, Coco Loco, Cheese Me Up, Miss Green T, Why Nut, JCrown Oreo, Da Vin Cheez, Mona Pisa, Heaven Berry, Forest Glam, J.CO Praline, J.CO Yogurt, Choco Forest Freeze, J.Pops, dan masih banyak lagi.

KOMPETITOR J.CO DONUTS & COFFEE

Sebagai pemain baru di pasar food and beverages – spesifik pada donat dan kopi, J.CO Donuts & Coffee memiliki beberapa pesaing: I-Crave dan Krispy Kreme.

Membicarakan usaha donuts and coffee, Dunkin Donuts tak akan terlewatkan.Brand yang dimotori Dunkin ‘Brands telah berdiri sejak tahun 1950. Brand ini mencakup worldwide untuk jangkauan pasar dan hingga kini masih tegak berdiri dengan beberapa jenis produk yang ditawarkan: donat, brownies,croissant, muffins, kopi, cokelat, dan lain-lain. Dari sisi usia jelas Dunkin Donuts lebih banyak memiliki jam terbang dibandingkan J.CO Donuts & Coffee yang baru berdiri pada tahun 2005. Akan tetapi Dunkin Donuts bukanlah kompetitor J.CO Donuts & Coffee. Hal ini dikarenakan konsep Dunkin Donuts yang lebih mengarah pada mainstream donuts, setara dengan Country Style Donuts. J.CO Donuts & Coffee lebih diposisikan sebagai donat yang lux dari sisi tampilan maupun kemasan.

I-Crave yang dikelola Melawai Group mengedepankan variasi rasa yang jauh lebih banyak dari J-Co.Variasi filling I-Crave kurang lebih 20 jenis lebih banyak dari J.CO Donuts & Coffee. I-Crave dari sisi harga mampu memberikan diskon sampai 35% jika pelanggan membeli dalam kuantitas di atas dua lusin. I-Crave tidak terlalu menjual ambience seperti yang ditawarkan J.CO Donuts & Coffee, akan tetapi mengedepankan variasi rasa serta harga yang relatif murah.

Krispy Kreme sebagai pesaing J.CO Donuts & Coffee muncul di bawah bendera PT Premier Doughnut Indonesia. Ia merupakan salah satu retail donat tertua di Amerika yang memiliki track record yang jauh lebih lama dibanding J.CO Donuts & Coffee.

Selain itu,  , J.CO Donuts & Coffee mendapat persaingan dengan logo, produk, dan outlet yang mirip di Malaysia bernama Big Apple Donuts & Coffee yang diluar Malaysia menggunakan nama Big Apple Donuts & Coffee.

TAMPILAN WEB J.CO DONUTS & COFFEE







KELEBIHAN & KEKURANGAN WEBSITE J.CO DONUTS & COFFEE

Menurut saya, situs J.CO Donuts & Coffee ini sudah sangat menarik. Dengan digunakannya animasi 3D seperti gelas yang disedot, donat yang bergerak, telepon yang berdering pada saat loading ke suatu halaman, jelas sangat menarik perhatian para pengunjung website. Warna yang digunakan pada situs ini menggunakan warna yang memang merupakan ciri khas tersendiri pada perusahaan J.CO Donuts & Coffee, yaitu warna Orange. Halaman situs ini tidak menggunakan scroll untuk menjelajahi situs tersebut, namun content dari situs tersebut terdapat dalam suatu tab tersendiri yang terdapat scrollnya sehingga terlihat lebih simple dan tidak membuat pengunjung website merasa cepat bosan dan lelah untuk menjelajahi situs ini.

Namun masih terdapat kekurangan dalam situs ini. Salah satunya adalah apabila kita memilih menu Community, maka akan muncul tab baru yang isinya menandakan Database Connection Failed. Selain itu, alamat situs jejaring sosial yang dimiliki oleh J.CO Donuts & Coffee seperti Facebook dan Twitter tidak bisa langsung di-klik. Akan lebih baik agar pengunjung website bisa berinteraksi langsung dengan perusahaan dapat diberikan tombol ataupun link yang langsung mengakses situs jejaring sosial yang dimiliki oleh J.CO Donuts & Coffee tersebut. Namun secara keseluruhan web ini sudah sangat bagus.





Source : Wikipedia, Agung Ananda's Blog

Tuesday, October 9, 2012

EBC (E-Business dan E-Commerce)



E-BUSINESS
  • Definisi E-Business
       Definisi E-Business atau Electronic Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
          E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

E-COMMERCE
  • Definisi E-Commerce
    E-commerce atau bisa disebut perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. 
  • Sejarah Singat Perkembangan E-Commerce

  Penerapan Electronic Commerce bermula diawal tahun 1970-an, dengan adanya Electronic Found Transfer (EFT). Saat itu, tingkat aplikasinya masih terbatas pada perusahaan besar, lembaga keuangan, dan beberapa perusahaan kecil. Kemudian muncuk Electronic Data Interchange (EDI), yang berkembang dari transaksi keuangan ke pemrosesan transaksi lain, Jumlah perusahaan yang ikut serta menjadi besar, mulai dari lembaga keuangan sampai perusahaan manufaktur, layanan dsb. Aplikasi lain kemudian muncul, memiliki jangkauan dari perdagangan saham hingga sistem reservasi perjalanan, aplikasi ini disebut aplikasi telekomunikasi.Dengan adanya komersial internet di awal tahun 1990-an maka muncul istilah Electronic Commerce. Alasan bagi pesatnya perkembangan teknologi tersebut karena perkembangan jaringan, software, meningkatnya persaingan dan berbagai tekanan bisnis.

  • Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce
- Kelebihan:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan

- Kekurangan:
1. Masalah security (keamanan).
2. Pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses ilegal ke system informasi (hacking) perusakan web site sampai dengan pencurian data.
3. Ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang yang dijanjikan.
4. Ketidaktepatan waktu pengiriman barang.
5. No cash payment.
6. Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang mengakomodasi perkembangan e-commerce.
7. Masalah kultur, yaitu sebagian masyarakat kurang merasa puas bila tidak melihat langsung barang yang akan dibelinya.

  • Aplikasi Umum yang Berhubungan dengan E-Commerce
* E-mail dan Messaging
* Content Management Systems
* Dokumen, spreadsheet, database
* Akunting dan sistem keuangan
* Informasi pengiriman dan pemesanan
* Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
* Sistem pembayaran domestik dan internasional
* Newsgroup
* On-line Shopping
* Conferencing
* Online Banking



Source : BaliOrange, Unpas, Mnfuady's blog, Ewawan.

Monday, December 19, 2011

Membuat Model Monas dengan Blender 3D

Tampilan awal :

Untuk mengedit objek, tekan tombol tab pada keyboard. Kemudian tekan tombol A pada keyboard untuk men-seleksi seluruh objek. Setelah seluruh bagian objek terseleksi, tekan ctrl+tab pada keyboard, kemudian akan muncul 3 pilihan, yaitu vertex, edge dan faces. Untuk objek yang dibuat kali ini, kita pilih faces.

Lalu pada sisi atas kubus (garis paling atas dari gambar persegi yang tampak) klik kanan. Kemudian tekan tombol E untuk membuat bidang baru (diatas gambar persegi). Tarik garis ke atas, lalu klik kiri untuk menyelesaikan garis yang baru dibuat tersebut. Setelah membuat bidang tersebut, tekan tombol S untuk menyesuaikan ukuran bidang tersebut sesuai keinginan. Untuk step kali ini, bidang diperlebar ke kanan menyerupai trapesium sama kaki yang dibalik.

Setelah model menjadi seperti pada printscreen diatas, ulangi membuat bidang baru dengan mengklik garis paling atas pada bidang kedua, tarik garis ke atas, , lalu klik kiri untuk menyelesaikan bidang yang baru dibuat tersebut. Setelah membuat bidang tersebut, tekan tombol S untuk menyesuaikan ukuran bidang tersebut sesuai keinginan. Untuk step kali ini, bidang dipersempit sehingga membentuk trapesium.

Kemudian buat bidang baru berukuran kecil diatas bidang ke-3 dengan cara seperti pada langkah sebelumnya. Kemudian bidang baru tersebut diatur ukurannya dengan cara menekan tombol S.

Buat 1 bidang terakhir, yaitu emas pada monas dengan cara yang sama. Bidang tersebut diletakkan diatas bidang ke-4. Atur ukuran bidang tersebut dengan tombol S. Kemudian atur ukuran bidang tersebut sehingga bagian atasnya berbentuk kerucut.

Untuk melihat hasil keseluruhan objek yang telah dibuat, tekan tombol F12.